Mengenal Istiḥsān; Dasar Hukum Islam yang Diperselisihkan

 


Sumber hukum Islam, dalam kajian usul fikih, terbagi ke dalam dua kategori, muttafaq ‘alayh (disepakati penggunaannya) dan mukhtalaf fīhā (diperselisihkan penggunaannya). Salah satu sumber yang diperselisihkan yaitu istiḥsān. Sebagian fukaha menggunakannya sebagai sumber dan dalil hukum. Masuk ke dalam kategori ini ialah Abū Ḥanifah dan Mālik Ibn Anas. Sementara ulama yang lainnya enggan memakainya. Masuk ke dalam golongan ini ialah Muḥammad ibn Idrīs al-Shāfi’ī.

Terlepas dari perbedaan kedua pendapat di atas, istiḥsān menjadi relevan untuk dijadikan sebagai pijakan dalam menetapkan hukum pada kasus kontemporer. Hal ini didasarkan atas kenyataan bahwa sumber utama hukum Islam, Alquran dan sunnah, secara kuantitas terbatas. Atau tidak ada sandaran untuk menganalogikan status hukum, sebab merupakan kasus yang benar-benar baru. Sehingga dalam hal ini, qiyās juga tidak dapat digunakan.

lebih lanjut mengenai istiḥsān klik here




Posting Komentar

0 Comments

Formulir Kontak